Pacitan, 7 Agustus 2026 ||Brawijaya25 –
Langkah mewujudkan pertanian yang lebih ramah lingkungan terus berlanjut di Kabupaten Pacitan. Melalui program Bank Jatim Peduli, Bank Jatim menyerahkan bantuan berupa unit Pompa Air Tenaga Surya (PATS) kepada kelompok tani Desa Sirnoboyo, Kecamatan Pacitan. Penyerahan ini merupakan kerja sama dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) guna menghadirkan akses air irigasi yang andal sekaligus mendorong pemakaian energi bersih di pedesaan.
Penyerahan dilakukan secara simbolis di Pendopo Kabupaten Pacitan pada Jumat (7/8), dan disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Pacitan, Gagarin Sumrambah, beserta sejumlah tamu undangan lainnya.
Wakil Bupati menyambut baik bantuan tersebut. Ia menjelaskan ketersediaan air adalah kunci utama keberhasilan bertani. “Kehadiran PATS ini kita harapkan memberi manfaat nyata kepada petani. Ketersediaan air yang stabil akan meningkatkan kualitas hasil panen serta dapat mengurangi biaya operasional dari bahan bakar,” ujarnya.
Sistem ini bekerja memanfaatkan sinar matahari sehingga tidak butuh bahan bakar minyak atau batu bara, bebas polusi dan biaya pemakaiannya sangat hemat. Dalam jangka panjang hal ini meringankan pengeluaran petani sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dari emisi karbon.
Teknologi sederhana ini diharapkan menjaga pasokan air tetap lancar, lahan tetap subur, dan petani makin produktif tanpa harus terbebani biaya energi yang mahal. Bagi warga Desa Sirnoboyo alat ini bukan sekadar mesin pengairan, melainkan bukti bahwa kemajuan teknologi bisa hadir ringan di tengah masyarakat—bersahabat alam dan menopang kehidupan.Acara penyerahan turut dihadiri Direktur Kepatuhan PT Bank Jatim Tbk Umi Rodiyah, Direktur Hukum dan Regulasi PPATK sekaligus Ketua Gernas 2026 Muhammad Novian, Sekretaris Daerah Kabupaten Pacitan, hingga pengurus dan perwakilan petani penerima manfaat.
“Dari energi matahari untuk mengalirkan air; dari air untuk menghidupkan lahan; dari pertanian untuk menguatkan kesejahteraan rakyat.” Sebuah langkah kecil namun membawa harapan besar bagi tata kelola pertanian yang lestari dan sejahtera.' Red
Sabar eko p
Post a Comment