Pria Tanpa Identitas Tewas Tertemper KA Brawijaya di Tulungagung

TULUNGAGUNG – Brawijaya 25//
Seorang pria yang belum diketahui identitasnya tewas setelah tertemper Kereta Api (KA) Brawijaya Nomor 38 relasi Gambir–Malang, di jalur rel KM 140, Desa Buntaran, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Selasa (07/07/2026) dini hari.
 
Berdasarkan keterangan Kapolsek Rejotangan, AKP Kasianto, laporan terkait peristiwa tersebut diterima pihaknya sekitar pukul 02.30 WIB. Personel Polsek Rejotangan segera bergerak ke lokasi bersama petugas terkait untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
 
Rangkaian kejadian bermula sekitar pukul 01.41 WIB, ketika petugas jaga perlintasan kereta api JPL 223 melihat seorang laki-laki berjalan di atas rel dari arah barat menuju timur.
“Saksi telah berupaya memperingatkan agar yang bersangkutan turun dari rel kereta api, namun peringatan tersebut tidak diindahkan,” ujar AKP Kasianto.
 
Petugas kemudian menghubungi pihak JPL 222 untuk memantau keberadaan pria tersebut lewat CCTV, namun kegelapan malam membuat keberadaannya tidak dapat dipastikan.
 Sekitar pukul 01.56 WIB, Pusat Pengendalian Operasi (PUSDAL) memberitahukan lewat radio adanya dugaan kecelakaan di wilayah Desa Buntaran. Kepala Stasiun Rejotangan beserta tim segera turun ke lokasi dan menemukan korban dalam keadaan sudah meninggal dunia setelah tertemper KA Brawijaya.
 
Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan barang bukti berupa sobekan kaos berwarna hitam yang diduga dikenakan korban. Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr Iskak Tulungagung untuk proses identifikasi lebih lanjut.
 
Pihak Polsek Rejotangan mengimbau seluruh masyarakat agar tidak beraktivitas di jalur rel kereta api selain untuk kepentingan yang sah, serta selalu mematuhi peraturan keselamatan di kawasan perkeretaapian guna mencegah .' RED

( Sabar Eko)

Post a Comment

Previous Post Next Post