Pembangunan Jalan Sirip Penghubung JLS Tulungagung Ditargetkan Dimulai Awal 2027

Tulungagung –Brawijaya25// Pembangunan jalan sirip penghubung Jalur Lintas Selatan (JLS) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, dipastikan belum dapat dilaksanakan pada tahun anggaran berjalan. Proyek ini kini dijadwalkan akan dimulai pada tahun anggaran 2027.
 
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tulungagung, Erwin Novianto, mengungkapkan hal ini di Tulungagung, Senin. Sebenarnya, pembangunan ruas jalan sirip tersebut semula direncanakan menggunakan anggaran APBD Tahun 2026, namun harus diundur karena kendala administrasi dan keterbatasan waktu pelaksanaan.
Rencana pembangunan jalan sirip JLS sebenarnya sudah kami siapkan, tetapi waktu pelaksanaan sudah tidak memungkinkan dan ada kendala administrasi sehingga belum bisa dikerjakan tahun ini," ujar Erwin.
 
Ruas jalan yang akan dibangun nantinya berfungsi sebagai jalur penghubung kawasan Rejosari–Sine dengan jaringan utama JLS Tulungagung, dengan panjang mencapai sekitar 15 kilometer. Pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp20 miliar dari APBD Tulungagung untuk proyek ini.
 
Untuk kekuatan dan kenyamanan jalan, konstruksinya nanti menggunakan kombinasi perkerasan beton dan aspal hotmix, guna menunjang kelancaran mobilitas kendaraan serta aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
 
PUPR Tulungagung kini akan mempercepat persiapan lelang dini serta penyusunan Detail Engineering Design (DED), agar pembangunan fisik dapat berjalan tepat waktu. "Kami usahakan pembangunan fisik jalan sirip JLS bisa dimulai Januari 2027 sehingga konektivitas menuju kawasan JLS segera terwujud," tambahnya.
 
Pembangunan jalur ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk membuka akses wilayah selatan Tulungagung, yang menyimpan potensi besar di sektor ekonomi, pariwisata, dan pertanian.
"Red" ( sabar)

Post a Comment

Previous Post Next Post